Lagi-lagi, saya menuliskan artikel ini untuk website keren ini, gan
* * *
Belakangan ini, sedang menjadi perbincangan hangat di dunia TwitterLand: sebuah gerakan yang memakai hashtag #indonesiasetara. Gerakan yang digagas oleh bapak Sandiaga Uno ini secara umum memiliki visi untuk membangkitkan kembali Indonesia yang dalam euphoria masa lalu merupakan negara yang berjaya (bahkan pernah dikata macannya Asia). Menilik websitenya, salah satu hal yang ditempuh oleh #indonesiasetara dalam mewujudkan visinya adalah melalui pembangunan UKM Indonesia yang memiliki daya saing global.
Mungkinkah? Menurut kami, semua cita-cita itu sangatlah mungkin terjadi. Sudah banyak juga produk-produk besar Indonesia yang menjajah pasar luar negeri, seperti Polygon, J.Co Donuts & Coffee, sampai produk-produk kreatif, seperti Bagteria dan Mimsy (handbag). Ah ya, mungkin apa yang baru saja disebutkan tidaklah pas untuk disetarakan dengan UKM. Tapi, toh kita tidak boleh pesimis. Suatu saat, mungkin saja kan produk-produk UKM kita akan bisa seterkenal produk-produk tersebut. Urusan bagaimananya, lebih baik kita serahkan pada ahlinya.
Sebelum itu, yuk ramai-ramai kita intip, produk-produk UKM Indonesia apa saja sih yang sudah dalam tahap meluaskan pasarnya hingga mancanegara? Siapa tau ada di antara Anda yang tertarik membeli dan menggunakannya? Anyway, mari sampaikan salam cinta untuk produk-produk Indonesia. Semoga, dalam dua tahun ke depan, UKM-UKM kita bisa benar-benar go international sesuai yang dicita-citakan! ![]()
1. Pandan Sari
Pandan Sari merupakan nama dari produk-produk kreatif yang terbuat dari kain tenun ikat. Didirikan sejak 2 Maret 1989, awalnya Pandan Sari yang terletak di daerah Pandaan, Pasuruan ini hanya memproduksi baju dan busana muslim yang kemudian berkembang hingga merambah produk-produk interior, seperti sarung banta, taplak meja, dan lain-lain.
Selama ini, kain tenun Pandan Sari lebih dikenal di luar negeri. Mulai dari Jepang, Belgia, Amerika Serikat, Australia, hingga Arab Saudi, papar Adistya Gumilang, salah satu pemilik Pandan Sari.
Wow!
Dan, menghadapi perdangangan bebas, Adis yakin bahwa kesempatan untuk memperlebar jangkauan pasar semakin luas, karena produk adat akan tetap diminati hingga kapan pun.
2. Rumah Kecapi
Rumah Kecapi, merupakan sentra produksi kerajinan tangan alat musik kecapi yang terletak di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. UKM milik Ikrar ini sudah berhasil menembus pasar luar negeri dalam memasarkan produk-produknya. Negara tujuan pemasarannya antara lain Jepang, China, Australia, dan Ceko. Selain alat musik kecapi, UKM yang dirintis sejak akhir 2007 itu juga memproduksi berbagai macam kerajinan berbentuk alat musik kecapi, seperti miniatur kecapi, gantungan kunci, dan mug.
Facebook: http://www.facebook.com/profile.php?id=100000508388510
Website: http://www.kecapimakassar.co.cc/
* * *
Lengkapnya, baca di website Indonesia Berprestasi aja ya… Ini artikelnya.
Komennya di sana juga ya! :p


Pingback: Startup Lokal Keren? Ini Indonesia Punya! | Indonesia Berprestasi
artikel menarik! keep berbagi!
mba saya punya barang miniature itraditional instrument,kira-kira saya pasarkan kmana???