To Be a Good Worker

Mengenal Kohana

Salah satu episode postingan untuk mengikat ilmu. Biar gak sia-sia gitu, so, bagi siapapun yang membacanya dan menemukan ada kejanggalan atau ingin menambahkan, silakan aja, ya! Kita sama-sama belajar hehe🙂

Ya, postingan kali ini mau membahas sebuah PHP framework yang bernama Kohana. Bukan Koh Acong atau Koh lainnya loh..😛 Kohana yang dibicarakan di sini adalah sebuah PHP 5 framework yang menggunakan model arsitektur Model View Controller (MVC).

Sejarah Singkatnya

Kohana awalnya merupakan project fork (yang dimaksud dengan project fork adalah ketika terjadi pengembangan terhadap source code dari sebuah software package dan pengembangan tersebut pada akhirnya menghasilkan sebuah software baru yang berbeda) dari PHP framework CodeIgniter. Blue Fame yang merupakan nama awal dari Kohana diciptakan untuk membuat sebuah application framework yang lebih community-based dikarenakan para pengguna CodeIgniter merasa frustrasi akan kurangnya bug fixes dan fitur-fitur baru yang diminta oleh komunitas. Baru pada Juli 2007, Blue Fame diganti nama menjadi Kohana dengan alasan untuk menghindari adanya kemungkinan isu mengenai trademark. Yah, tentang arti Kohana sendiri sebenarnya ada banyak, coba di-googling deh😀

Sedikit tentang Konsep Model View Controller (MVC)

Konsep MVC membuat development dari sebuah aplikasi menjadi lebih mudah dilakukan. Hal ini dikarenakan dengan konsep MVC, user interface dari sebuah aplikasi dipisahkan dari data juga dari presentasi data.

Atau, lebih mudahnya seperti ini, konsep MVC itu berarti:

  • Model : mengenai apa yang pengguna dapatkan (what the user gets)
  • View: mengenai apa yang pengguna lihat atau dengan kata lain apa yang pengguna buat agar TAMPILAN sebuah aplikasi sesuai dengan yang telah dirancang (what the user sees)
  • Controller: mengenai apa yang pengguna lakukan atau dengan kata lain apa yang pengguna buat agar aplikasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan logic yang telah dirancang (what the user does)

Jika digambarkan dalam alur maka kemungkinan proses yang akan terjadi adalah sebagai berikut:

Ketika pengguna mengklik link A, maka controller X akan melakukan sesuatu. Apabila link A menghendaki data untuk diambil, maka controller X akan mengatakan kepada model Z untuk mengambil data tersebut. Kemudian, controller A akan mem-pass data kepada view Q untuk ditampilkan.

Perbedaan Kohana dengan CodeIgniter

Sejujurnya, satu-satunya framework yang pernah saya pakai sebelum ini adalah CakePHP. Jadi, kalo mau tau mengenai perbedaan Kohana dan CodeIgniter silakan baca aja di SINI

Instalasi Kohana

Untuk melakukan instalasi terhadap Kohana sebenernya cukup mudah. Mirip-mirip saja dengan ketika kita melakukan instalasi framework lainnya, seperti CakePHP. Langkah-langkah instalasinya dapat diikuti di http://docs.kohanaphp.com/installation

Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah kelengkapan sebelum instalasi. Pastikan bahwa kita sudah memenuhi requirement seperti instalasi web server dengan PHP versi 5 atau instalasi XAMPP.

* * *

Mungkin, sampai di sini dulu ya, postingan awal mengenai Kohana. Insya Allah, next article *mungkin* membahas mengenai CRUD (Create, Update, Delete) dengan Kohana. Maaf ya, kalau postingan-nya cupuwww, hahaha. Postingan ini cuman hasil belajar dan eksplorasi saya pribadi soal Kohana, kok. Semoga ada manfaat yang bisa diambil, walau mungkin baru sedikit ^^v

One thought on “Mengenal Kohana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s