Belajar dari Buku · Parenting

Rumah Main Anak: Inspirasi Bermain Anak Anda

Hani mempraktekkan beberapa permainan di buku Rumah Main Anak
Hani mempraktekkan beberapa permainan di buku Rumah Main Anak

Siapa yang anaknya sangat senang bermain? Ah, pasti semua anak suka bermain ya. Anak saya pun demikian. Kegiatannya tiap hari adalah bermain. Apa saja. Semua bisa dijadikan mainan oleh dia. Kursi, tempat tidur, dinding, pintu kulkas, semua dijadikan mainan. Asal jangan mainin hati anak orang deh, eh.

Ternyata ya, pada anak (terutama anak usia dini), bermain itu bukan sekadar bermain. “Play is our brain’s favorite way of learning,” kalau kata Diane Ackerman, seorang penulis dari Amerika. Bermain membantu anak belajar secara langsung mengembangkan kemampuannya, motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan lainnya. Kalau kata Maria Montessori, seorang ilmuwan, pendidik, dan pencetus pendidikan Montessori, bahwa dalam proses perkembangan seorang anak, ada periode di mana anak sangat peka terhadap metode pembelajaran tertentu. Dan bermain dapat dikatakan sebagai metode pembelajaran yang memungkinkan anak usia dini berinteraksi langsung dengan dunianya.

Nah, sebagai orang tua, tentu saja kita ingin memberikan yang terbaik buat anak kan. Termasuk memberikan media bermain yang edukatif juga bisa mengembangkan kemampuan anak. Curcol aja, kadang saya suka bingung jika harus menyediakan mainan untuk anak. Membelikannya mainan terus-terusan, walaupun itu mainan edukatif, tentu bisa membuat kantong tidak sehat haha. Kantong kering mak, harga mainan edukatif biasanya mihil, gak semurah mainan plastik “Made in China” yang biasanya dijual di toko pinggir jalan. Cari ide permainan di internet sih bisa juga, sumber emang banyak banget, tapi kadang udah males duluan baca instruksinya dalam bahasa Inggris (walau kalau lagi rajin sih dijabanin juga baca situs-situs berbahasa Inggris itu, haha).

Alhamdulillah-nya, sekarang saya gak perlu bingung lagi cari ide permainan. Ada buku RUMAH MAIN ANAK yang memuat banyak inspirasi bermain untuk anak. Dan inspirasi bermain ini mudah sekali dilakukan, karena tidak butuh alat atau bahan yang mahal. Kadang cukup pakai yang ada di rumah saja, atau yang bekas-bekas, seperti botol bekas, gelas plastik, sedotan, pewarna makanan, dll. Bukunya sendiri baru keluar loh. Saya tidak menyesal ikut pre-ordernya jadi sudah bisa membacanya sekarang hihi. Dan syukurlah, ini buku persis sekali dengan yang saya butuhkan. Isinya padat dan bergizi. Walaupun jumlah halamannya mencapai 333 tapi gak ngebosenin, karena memang gak harus dibaca satu per satu halaman. Kita bisa membaca langsung halaman yang kita suka. Karena isi bukunya adalah ide-ide bermain untuk anak mulai dari usia 0-3 bulan, 3-6 bulan, 6-9 bulan, 9-12 bulan, 1-2 tahun, dan 2 tahun ke atas. Di tiap ide bermain, ada penjelasan singkat tentang permainan itu sendiri, alat dan bahan yang harus disiapkan, cara bermain, dan manfaat yang bisa didapatkan dari aktivitas bermain, misalkan bisa menstimulasi perkembangan motorik halus, bahasa, dan menguatkan bonding antara orang tua dan anak. Selain memuat ide-ide bermain (yang jumlahnya sekitar ratusan), ada juga pembahasan mengenai aspek perkembangan anak usia dini. Orang tua diberikan edukasi juga mengenai aspek-aspek perkembangan yang harus diperhatikan dari seorang anak. Ada juga pembahasan mengenai bagaimana membuat agenda bermain untuk anak, peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang memuat standar nasional pendidikan anak usia dini, di mana isinya berupa tabel pencapaian perkembangan anak, usia 3 bulan, 3-6 bulan, 6-9 bulan, 9-12 bulan, standar seharusnya sudah bisa melakukan apa saja yang dilihat dari berbagai lingkup, seperti nilai agama, motorik, kesehatan, dll. Dan ada juga bonus berupa kuisioner praskrining perkembangan anak (KPSP).

Lengkap banget ya! Makasih banget untuk mba Julia Sarah Rangkuti yang sudah menuliskan buku ini. Mba Sarah sendiri adalah founder dari komunitas Rumah Main Anak, komunitas yang mengajak para ibu untuk menemani buah hatinya bertumbuh kembang melalui kegiatan bermain. Saya beli langsung via mba Sarah, ketika itu harganya didiskon 10% dari aslinya Rp 89.000, mungkin karena pre-order. Untuk harga buku segitu, termasuk murah loh, apalagi isinya bagus dan FULL COLOR! Plus banyak foto kegiatan bermainnya. So, buat bu ibu atau para ayah yang ingin mengajak buah hatinya bermain, tapi bingung mau main apa yang sesuai dengan usia anak, bisa beli buku ini ya. Hanya saja permainan di buku ini kebanyakkan ditujukan untuk anak usia 0-3 tahun. Anak saya sendiri sebenarnya usianya sudah hampir 4 tahun, tapi ada beberapa permainan yang masih sesuai untuk dia. Dan ada juga permainan dari buku yang saya lakukan bersama dia dengan modifikasi. Yang pasti, anak saya sangat senang dengan adanya buku itu. Dia selalu mengajak saya memainkan beberapa di antaranya. And we’re having fun together!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s