Cuap Cuap · Parenting

Mengajak Bayi Jalan-jalan

Pengen deh ajak bayi jalan-jalan keluar rumah. Tapi, kapan ya saat yang tepat? Aman gak ya? Apa yang harus disiapkan? Pertanyaan di atas pastinya pernah muncul di benak para orang tua, terutama ibu-ibu yang baru dikaruniai bayi. Walaupun rasanya sangat menyenangkan mempunyai bayi, rutinitas harian merawat si kecil kadang mendatangkan kejenuhan atau bahkan baby blues yang ditandai dengan emosi ibu tidak stabil, sering menangis, marah-marah dan emosi negatif lainnya. Kalo sudah begitu, biasanya ibu butuh refreshing supaya emosi tetap stabil dan bisa kembali semangat menjalani hari. Kadang muncul hasrat di batin untuk refreshing dengan keluar rumah dan jalan-jalan ke sebuah tempat walaupun hanya sebentar. Ya gak bu?😀

Saat yang Tepat

Pertama kali mengajak baby Sofia jalan-jalan agak jauh ketika usianya 2 minggu. Baby Sofia menemani Bunda ke acara blogger gathering bersama Pampers. Asiik bisa foto sama artis Gisela juga :D
Pertama kali mengajak baby Sofia jalan-jalan agak jauh ketika usianya 2 minggu. Baby Sofia menemani Bunda ke acara blogger gathering bersama Pampers. Asiik bisa foto sama artis Gisela juga😀

Lantas, kapan yaa saat yang tepat untuk mengajak bayi jalan-jalan ke luar rumah? Kalau kata beberapa artikel, bayi sudah bisa diajak jalan-jalan keluar rumah ke tempat yang agak jauh dari usia 2 minggu hingga 1 bulan. Kalau anak sulung saya dulu, pertama kali saya ajak pergi keluar rumah pada usia 19 hari. Saya mengajaknya pergi dengan mobil untuk menemui reseller saya yang hendak COD di parkiran Masjid UI Depok. Seingat saya, tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 2-3 jam. Sedangkan anak kedua saya, pertama kali pergi keluar rumah agak jauh saat usia 14 hari. Saya ajak untuk mengikuti acara blogger gathering dari Pampers di Double Tree Hotel by Hilton daerah Jakarta Pusat. Saya pergi hampir seharian, berangkat dari rumah pagi sekitar jam 8an dan sampai lagi di rumah sekitar jam 7an malam.

Apa Saja yang Perlu Disiapkan

Mungkin ada yang mikir kalo saya nekat ya. Iya, sedikit banyak begitu. Kombinasi berani dan nekat hehe. Tapi sebelum pergi yang pasti saya sudah memikirkan segala konsekuensi yang mungkin dihadapi, masalah yang mungkin timbul, dan solusi apa yang bisa disiapkan. Intinya, ibu bisa keluar mengajak bayi jalan-jalan jika ibu merasa sudah siap plus tentu saja bayinya juga dalam kondisi sehat. Selain itu, perhatikan juga faktor cuaca ketika akan bepergian. Jika cuaca sedang tidak mendukung, semisal angin kencang, hujan deras, mendung, lebih baik tunda rencana untuk mengajak bayi jalan-jalan. Apalagi jika hendak bepergian menggunakan motor. Kesehatan si bayi tetaplah prioritas utama, kan? Faktor lokasi yang dituju juga perlu diperhatikan. Berapa lama waktu yang dibutuhkan di perjalanan untuk mengaksesnya. Apakah kiranya akan melalui jalur macet? Apakah lokasi yang dituju punya spot atau tempat bagi ibu dan bayi untuk beristirahat sejenak, atau justru lokasi yang dituju sangatlah ramai atau crowded? Walau si bayi terlihat hanya tidur saja dan belum bisa mengungkapkan pendapatnya, kenyamanan selama di perjalanan juga selama di lokasi bisa mempengaruhi tubuhnya juga. Setelah yakin bahwa cuaca juga lokasi yang ditempuh oke, jangan lupa siapkan barang keperluan si kecil. Baju ganti, popok yang nyaman, jaket atau selimut topi, kaos kaki, minyak telon, tisu atau kapas basah, juga gendongan atau stroller perlu sekali disiapkan sebagai bekal selama bepergian.

Nah, kalau sudah beres semua, silakan ibu berdoa juga, semoga acara bepergian pertama kali bersama si buah hati aman, nyaman, dan bahagia. Ya, itulah sedikit cerita dan tips dari saya berdasarkan pengalaman mengajak bayi saya keluar rumah. Selamat jalan-jalan!

NB: Untuk kasus khusus, semisal bayi Anda lahir prematur, silakan konsultasikan dulu dengan dokter anak ya. Tetap semangat, bu!😀

4 thoughts on “Mengajak Bayi Jalan-jalan

  1. Anakku dulu kalo jalan2 yg bukan ke RS tujuanya, itu setelah lwt 40 hr mbak😀. Maklumlah ya, dulu ada mama yg nemenin, dan beliau ngelarang keras cucunya dibawa kluar sblm 40 hari :p. Kecuali vaksin k rs. Ya sudahlah aku ikutin aja drpd diomelin😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s