travelling

Jalan-jalan Melihat Dinosaurus di Taman Legenda

Jadi ceritanya, beberapa hari lalu, kami sekeluarga pergi jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Jalan-jalan dalam rangka menghibur Bunda yang lagi mood swing dan butuh piknik haha. Di TMII, kami hanya berkunjung ke satu tempat, yaitu Taman Legenda yang lagi ngehits sekarang.

Sesampainya di Taman Legenda langsung foto. Syukurlah hujan lebatnya cuman sebentar :D
Sesampainya di Taman Legenda langsung foto. Syukurlah hujan lebatnya cuman sebentaršŸ˜€

Setelah menjemput Hani pulang sekolah, kami langsung cuss ke TMII. Cuaca sudah agak mendung saat itu. Rintik-rintik kecil juga sudah berjatuhan. Tapi kami tetap berprasangka baik. Insya Allah kalau hujan turun pun tak akan lama. Kami sampai di sana sekitar pukul 12.30an.

Untuk masuk ke TMII sendiri, kami mengeluarkan biaya Rp 30.000. Rinciannya Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 20.000 untuk 2 orang dewasa (saya dan suami). Sofia dan Hania tidak ikut dihitung.

LOKASIĀ TAMAN LEGENDA

Awalnya, kami agak kesulitan mencari posisi Taman Legenda yang hendak kami tuju. Sampai 2x muter loh nyarinya. Eh ternyata mudah saja. Taman Legenda letaknya dekat dengan Museum Dunia Air Tawar atau sebelum kelenteng. Lebih mudah lagi, cari saja Taman Bunga di papan petunjuk yang ada di TMII. Karena sebenernya Taman Legenda adalah Taman Bunga yang direnovasi dan dilevel up menjadi theme park mini.

TIKET MASUK

Daftar tiket masuk Taman Legenda dan wahana-wahana di dalamnya. Ini data akhir Agustus 2016.
Daftar tiket masuk Taman Legenda dan wahana-wahana di dalamnya. Ini data akhir Agustus 2016.

Untuk masuk ke Taman Legenda, kita diminta menggunakan gelang berwarna merah yang dapat diisi dengan saldo. Minimal saldo yang diisikan adalah Rp 50.000 per gelang, sudah termasuk uang jaminan Rp 10.000 per gelang yang bisa dikembalikan dananya di pintu keluar.Ā Gelang ini berguna sebagai “tiket”. Setiap memasuki wahana, gelang ditap di pintu dan saldo yang ada di dalam gelang akan berkurang otomatis.

Tiket masuknya sendiri untuk hari kerja Senin-Kamis adalah Rp 15.000. Sedangkan hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur adalah Rp 25.000 per orang. Di sini, Hani sudah ditarik biaya tiket juga ya. Kalo adiknya yang masih bayi sih enggak. Kalau mau beli tiket terusan aka tiket all in one juga bisa. Tiket ini sudah termasuk tiket untuk naik 1 kali permainan di setiap wahana, kecuali wahana Mobil Gowes, Pojok Edukasi, dan Museum Asmat. Harga tiket terusannya Rp 120.000 per orang untuk hari Senin-Kamis. Sedangkan untuk Jumat, Sabtu, Minggu, hari libur harganya Rp 150.000 per orang. Jika dihitung bisa berhemat sekitar Rp 35.000 per orang di hari kerja dan Rp 5.000 per orang di hari Jumat, Sabtu, Minggu, hari libur. Lumayan juga ya.

Oya yang perlu jadi catatan ketika masuk adalah kita tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar.Ā Akan ada petugas yang memeriksa dengan teliti bawaan kita. Jika kedapatan membawa makanan dan minuman dari luar, maka akan diambil terlebih dahulu oleh petugas, dikantongi dan diberi nomor. Di pintu keluar, makanan dan minuman tersebut dapat diambil kembali bersamaan denganĀ pengembalian lebihan saldo yang ada di gelang.

ADA APA AJA DI TAMAN LEGENDA?

Bianglala aka kincir angin yang dinamai Mata Legenda
Bianglala aka kincir angin yang dinamai Mata Legenda
Pohon ini menyambut para pengunjung yang baru memasuki Taman Legenda. Pohonnya bisa bicara "Halo, selamat datang" dan kedip-kedip hiiii
Pohon ini menyambut para pengunjung yang baru memasuki Taman Legenda. Pohonnya bisa bicara “Halo, selamat datang” dan kedip-kedip hiiii

Taman Legenda bisa dibilang semacamĀ theme parkĀ mini. Di dalamnya ada banyak wahana yang bisa dinaiki atau dimasuki. Seperti bianglala atau kincir angin besar Mata Legenda, komidi putar dua lantai Nirwata Kisar, mini kora-kora yang dinamai Kapal Bajak Laut,Ā mini coasterĀ Ular Selur, kolam renang Anak Tirta, Pojok Edukasi di mana anak-anak bisa berkenalan dan memberi makan hewan seperti kelinci, kambing, juga menunggang kuda, Mobil Gowes, Kereta Beos, Teater Legenda, dan Museum Asmat. Tak lupa wahananya yang paling ngehits dan sedang ramai dikunjungi adalah Petualangan Dinosaurus. Tiap wahana ada tiket masuknya tersendiri. Yang gratis di sini hanya taman bunganya juga Teater Legenda di mana kita bisa menonton film animasi Keong Mas :DĀ 

PETUALANGAN DINOSAURUS

Niatnya mau selfie bareng Pterodactyl yang tergantung di gerbang tapiii fail, muka kami malah memenuhi frame xp
Niatnya mau selfie bareng Pterodactyl yang tergantung di gerbang tapiii fail, muka kami malah memenuhi frame xp
Nah ini Pterodactyl-nya keliatan :D
Nah ini Pterodactyl-nya keliatanšŸ˜€

Ini adalah satu-satunya wahana yang saya sekeluarga kunjungi kemarin. Tiket masuknya Rp 30.000 per orang. Kami disambut oleh Pterodactyl yang tergantung di atas pintu masuk. Pterodactyl-nya bisa bergerak-gerak dan mengeluarkan suara. Anak saya sedikit ketakutan melihatnya hihi.

Setelah memasuki gerbang dan men-tapĀ gelang kami mulai menyusuri jalur Petualangan Dinosaurus dengan berjalan kaki. Tiba-tiba ada petugas yang mewanti-wanti kami, “Pak, bu, hati-hati ya dinosaurus yang itu nyemprotin air”. Hahaha, dikasihĀ spoiler deh. Mungkin karena melihat kami membawa anak kecil dan bayi. Jadi supaya kami bisa lebih berhati-hati dan mengantisipasi supaya anak kami tidak terlalu kaget.

Benarlah, dibilangin seperti itu, Hani ciut duluan. Dia mengedarkan pandangan ke sekitar yang memang dikelilingi rerumputan tinggi sambil mencari dinosaurus yang dimaksud. Sambil merengek “Aaaa, takut”. Kami lalu maju beberapa langkah dan terlihatlah dinosaurus yang dimaksud. Dilophosaurus yang bersembunyi di balik semak-semak itu menyemprotkan air sampai 2x! Wooohoo, keren juga nih. Untung dah dikasih tau duluan, jadi kami menunggu sampai si Dilophosaurus menyemprotkan air lalu kembali melangkah.

Dilophosaurus yang suka nyemprot-nyemprot air ke pengunjung :D
Dilophosaurus yang suka nyemprot-nyemprot air ke pengunjungšŸ˜€

Atmosfir taman tempat Petualangan Dinosaurus ini memang disetting sedemikian rupa supaya terasa cukup “real” bahwa kami sedang berpetualang di alam liar yang dihuni oleh dinosaurus. Buat orang dewasaĀ gak cukup menakutkan kok. Tapi buat anak-anak iya. Di belakang kami ada satu keluarga dengan anak laki-laki yang menangis dan merengek ketakutan lalu minta pulang. Hani juga teriak-teriakĀ sihĀ tapi untungnya cuman sebentar. Lebih karena kaget aja.

Dinosaurus berikutnya yang kami temui adalah Triceratops. Dinosaurus yang mirip badak ini adalah pemakan tumbuhan dengan jumlah gigi yang sangat banyak, bisa ratusan! Informasi ini kami dapatkan di papan info yang terpampang di setiap area dinosaurus. Informatif dehšŸ˜€

Lalu kami bertemu dengan Arloooo, alias Brachiosaurus, dino yang baik hati hihi. Wah dinonya tinggiiii sekali. Hani senang melihat dino ini. Kami pun berfoto bersama.

Hai, Arlo!!!
Hai, Arlo!!!

Berikutnya, kami bertemu dengan dinosaurus pemakan daging yang paling nge-hits, T-Rex! Saya bilang ke Hani, “Hani, dinosaurus ini pemakan daging loh. Kalo yang Arlo tadi pemakan tumbuhan.” Hani menjawab, “Bunda, kita berdua kan daging. Aku takut”. Hahahaha.

Setelah itu masih ada beberapa dinosaurus lainnya, seperti Ankylosaurus dinosaurus dengan ekor yang berat dan di ujungnya mirip bola, Carnotaurus yang disebut juga banteng pemakan daging, Pachycephalosaurus yang suka beradu kepala, Parasaulorophus dinosaurus pemakan tumbuhan dengan jambul yang indah, Spinosaurus si pemakan daging dan predator terbesar yang pernah ada, Velociraptor si predator “kecil” lincah yang juga sering nongol di film-film.

Carnotaurus, ada yang mau donor jari tuh!
Carnotaurus, ada yang mau donor jari tuh!
Dino apakah gerangan yang di sebelah kiri? :p
Dino apakah gerangan yang di sebelah kiri? :p
Kolam pasir yang ceritanya jadi situs penggalian fosil dinosaurus
Kolam pasir yang ceritanya jadi situs penggalian fosil dinosaurus

Setelah puas berkeliling melihat berbagai macam dinosaurus, sebelum pintu keluar ada tempat bermain cukup besar yang diisi oleh pasir. Tempat bermain itu diset seolah-olah sebagai situs penggalian fosil dinosaurus. Ada beberapa tulang dinosaurus yang tersebar di tempat tersebut. Anak-anak sepertinya diharapkan bisa menggali pasir yang menimbun tulang dan menemukan fosil dinosaurus. Tapi sayangnya tujuan tersebut sepertinya kurang tercapai karena ada beberapa distraksi, seperti peralatan cetak pasir yang disediakan di sana. Anak-anak pastinya milih nyetak-nyetak pasir sesuai cetakan yang ada atau sesuai kehendak mereka dong ya hihi. Tapi gapapa lah ya, sepanjang anak-anak bahagia aja. Itung-itung bermain pasir bisa melepas sedikit stress yang dirasakan ketika berkeliling melihat-lihat berbagai macam dinosaurusšŸ˜€

***

Di Taman Legenda sebenarnya ada sedikitĀ accident. Hani jatuh ketika lari-lari, gak nyangka sampai luka berdarah yang lumayan. JadilahĀ moodĀ nya untuk berkeliling mencoba wahana selain Petualangan Dinosaurus menguap. Selain itu, kami agak rikuh juga sih mau coba wahana-wahana lainnya. Karena kami gakĀ melihat ada petugas berjaga di box tiketnya. Mungkin karena kami datang ketika hari kerja, jadi saat itu memang sepiiiii sekali. Well, tapi enakkan sepi gitu sih, jadi gak sumpek, en yang pasti gak pake malu-malu kalo mau selfie yang aneh-aneh! :p

Yang mau liburan di dalam kota dan gak pake mahal, bisa dicoba untuk berkunjung ke Taman Legenda. Happy-nya dapet, pengetahuan baru juga dapet. Cocok banget sih kalo ajak anak-anak liburan akhir pekan ke sana. Kalau mau tahu lebih lanjut bisa juga cek websitenya diĀ http://www.tamanlegenda.id/ atau intip instagramnya di @tamanlegendakeongemasĀ Eh tapi untuk daftar harga tiket masuk di websitenya belumĀ updateĀ tuh. Yang lebih baru bisa dilihat di foto saya sebelumnya ya. Semoga informasinya bermanfaat!

8 thoughts on “Jalan-jalan Melihat Dinosaurus di Taman Legenda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s