Adv · MP-ASI · Parenting

Kreatif Menyajikan Makanan Bayi Bergizi bersama Milna Organik

Beberapa waktu lalu, saya sempat bercerita tentang kisah MP-ASI dini anak kedua saya, Sofia. Untuk yang belum tahu, MP-ASI itu maksudnya Makanan Pendamping ASI, makanan pertama yang diberikan kepada bayi setelah 6 bulan hanya meminum ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif.

Baca juga: Perjalanan MP-ASI (Dini) Sofia

Ketika itu, dokter menyarankan pada saya untuk memberikan makan lebih awal kepadanya dikarenakan pertumbuhan berat badan Sofia yang jika diplot di kurva growth chart mengalami penurunan. Garisnya sudah melewati satu kurva dan menjadi peringatan ketika garis tersebut makin turun melewati dua kurva. Hal tersebut sepertinya disebabkan oleh produksi ASI saya yang kurang deras. Sebenarnya sih tidak seret, tapi juga tidak terlalu banyak. Bisa dibilang pas-pasan. Segala cara sudah saya tempuh untuk meningkatkan produksi ASI, mulai dari makan daun-daunan hijau, seperti sayur bening katuk hampir setiap hari, minum jus kacang hijau, sari kurma, dan lain sebagainya. Tapi, apa daya, tidak ada perubahan yang terlalu berarti. Akhirnya, saya mengiyakan saran dari dokter dan memutuskan untuk memberikan makanan pertama kepada Sofia di usia 5 bulan 2 minggu. Di mana usia ideal pemberian MP-ASI seharusnya adalah 6 bulan atau 180 hari.

Suapan Pertama si Kecil

Sebagai seorang ibu, saya tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Saya membaca banyak artikel tentang MP-ASI, tentang pentingnya menyajikan makanan bergizi lengkap untuk tumbuh kembang si kecil juga tentang berbagai macam metode pemberian MP-ASI. Banyak sekali sumber, baik buku maupun artikel di internet yang saya baca.

Saya teringat kata Dr. Endang Dewi Lestari, MPH, SpA(K), Spesialis Anak, Pakar Gizi dan Penyakit Metabolik dalam sebuah artikel:

“Data RISKESDAS 2010 juga menunjukkan bahwa terjadinya growth faltering ataupun peningkatan prevalensi stunting (kurus) dan wasting (pendek) lebih banyak terjadi setelah anak berusia 6 bulan yaitu usia dimana mereka harus mendapatkan MPASI. Jadi MPASI yang memadai perlu diberikan pada anak saat berusia 6 bulan sampai 2 tahun untuk mencukupi kebutuhan energi selain dari ASI. Pentingnya pemberian MPASI jangka pendek adalah untuk memenuhi kebutuhan energi, sedangkan pentingnya pemberian MPASI jangka panjang adalah untuk memastikan bahwa dengan pemberian MPASI yang tepat maka tumbuh kembang anak akan terjaga sebagaimana seharusnya.”

Penjelasan tersebut lantas membuat saya bertekad untuk memberikan si kecil makanan-makanan yang terbaik. Dalam postingan saya sebelumnya tentang perjalanan MP-ASI (dini) Sofia, saya pernah menuliskan bahwa saya bukan termasuk yang saklek harus full homemade atau buatan sendiri dalam memberi MP-ASI.

Milna, Ahlinya Makanan Bayi. Pic: https://www.facebook.com/MilnaID/

Saya mengkombinasikan antara yang homemade dengan MP-ASI instan atau kemasan. Untuk pemberian MP-ASI homemade, saya menggunakan panduan WHO. Sedangkan untuk yang instan, saya percayakan suapan pertama si kecil salah satunya kepada Milna ahlinya makanan bayi.

Milna Bubur Bayi Organik

Kenapa Milna?

Tahun ini, Milna sudah berusia 30 tahun loh

Karena sudah terbukti bahwa sebagai salah satu brand unggulan di bawah naungan PT Kalbe Nutritionals, Milna terus konsisten membuat inovasi dan formulasi produk untuk membantu kita para ibu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil. Selama 30 Tahun Milna menghadirkan produk-produk terbaik hingga terus mendapatkan penghargaan Top Brand for Kids di sepanjang perjalanannya. Sebut saja produk Milna Bubur Bayi, Milna Bubur Goodmil untuk Alergi, Milna Bubur WGain untuk mengoptimalkan berat badan Si Kecil, dan yang terakhir adalah Milna Bubur Bayi Organik. Sofia sendiri sudah pernah mencoba hampir semua produknya, kecuali yang Goodmill. Biasanya, saya menyimpan stok Milna untuk dimakan ketika Sofia sedang menemani saya bekerja di toko.

Untuk Milna Bubur Bayi Organik sendiri merupakan produk Milna yang saya lihat paling eksklusif termasuk dari segi harga. Ya wajar saja sih, karena dibuat dari bahan-bahan organik yang bermutu tinggi. Bahan pangan organik ini umumnya bebas dari bahan kimia yang berbahaya, seperti Genetically Modified Organisms (GMO) dan Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE), bebas dari antibiotik, juga bebas dari rekayasa genetik. Dengan mengonsumsi makanan organik, anak lebih terhindar dari paparan zat-zat berbahaya tersebut sehingga risiko terkena penyakit autism, ADHD, atapun kanker akan menurun, jelas Dr. Endang Dewi Lestari, MPH, SpA(K), Spesialis Anak, Pakar Gizi dan Penyakit Metabolik mengenai pangan MP-ASI organik. Karena itu, boleh lah ya saya turut merekomendasikan Milna Bubur Bayi Organik untuk Suapan Pertama si Kecil.

Ternyata, produk Milna bubur bayi organik yang terbuat dari bahan alami organik pilihan ini merupakan bubur bayi organik pertama di Indonesia loh. Belum ada produk lainnya yang sejenis. Milna dan PT Kalbe Nutritionals memang jempolan, inovasinya selalu yang terdepan.

Milna Bubur Bayi Organik memiliki beberapa varian, yakni kacang hijau, beras merah, dan yang baru saja diluncurkan tahun ini adalah varian pisang. Kenapa pisang? “Selain merupakan sumber nutrisi dan energi yang baik, pisang juga kaya akan vitamin dan mineral,” jelas Christofer Samuel Lesmana selaku Brand Manager Milna.

This slideshow requires JavaScript.

Dan jangan khawatir, produk Milna Bubur Bayi Organik sendiri sudah diolah sedemikian rupa sehingga mengikuti standar WHO dan memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) si kecil. Seluruh rangkaian Bubur Bayi Organik Milna kandungannya sudah dipastikan:

  • Tinggi Protein: 6 gr/serving
  • Tinggi Serat: 3 gr/serving
  • Omega 3 dan Omega 6: 300 mg dan 60 mg
  • Tinggi Zat Besi: 40% AKG/serving
  • Tinggi Seng: 25% AKG/ Serving

Kreatif Menyajikan Milna Bubur Bayi Organik

Yang namanya si kecil baru belajar makan maka wajar saja jika pernah ada penolakan-penolakan terhadap makanan yang diberikan. Atau ketika si kecil sedang sakit dan tumbuh gigi, maka biasanya nafsu makannya menurun bahkan ada yang sampai benar-benar menutup rapat mulutnya (atau kita sering sebut sebagai GTM, Gerakan Tutup Mulut). Pada masa-masa sulit ini, kita sebagai ibu gak boleh menyerah di tengah jalan. Bendera putihnya disimpan dulu rapat-rapat ya bu. Kita kudu puter otak dan kreatif cari solusinya hihi.

Nah, cara-cara yang biasa lakukan ketika Sofia sedang berada dalam masa-masa sulit makan adalah:

  • Mengganti suasana ketika makan. Misal, biasanya makan di dalam rumah, kali ini mari mengajak anak makan di teras rumah. Sambil melihat hijaunya taman rumah atau melihat kucing yang mondar mandir di luar rumah. Intinya sih, supaya si kecil tidak bosan dan lebih termotivasi untuk makan
  • Mengganti peralatan makan. Saya punya beberapa sendok, piring, dan gelas yang digunakan ketika Sofia makan. Bentuk dan warnanya berbeda-beda supaya anak tidak bosan karena “ditemani” makan oleh yang itu-itu aja
  • Menaikkan atau menurunkan tekstur makanan. Kalau lagi sakit, biasanya tekstur makanan yang saya buat untuk Sofia lebih lembut. Sedangkan ketika dia sulit makan karena terlihat bosan, saya mencoba memberikan challenge padanya dengan menaikkan tekstur makanan. Misal, yang biasanya makan bubur saring jadi bubur tanpa disaring.
  • Yang terakhir, mari lebih kreatif dalam menyajikan makanan untuk si kecil! Entah kreatif dalam hal penyajian bentuknya ataupun dalam pengolahannya.

Omong-omong soal mengolah makanan, kali ini, saya mau mengajak ibu-ibu sekalian untuk berkreasi menyajikan makanan bayi yang bergizi dengan Milna Bubur Bayi Organik. Jangan salah ya, bubur bayi kemasan tidak hanya bisa disajikan dengan cara diseduh air panas. Masih banyak cara kreatif lain dalam penyajiannya supaya tidak membosankan.

Berhubung Sofia sudah berusia 10 bulan maka saya mengajak ibu-ibu untuk membuat makanan berupa cemilan bergizi yang teksturnya lebih kasar. Cemilan pertama adalah Puding Kacang Hijau Saus Pepaya. Dan yang kedua adalah Schotel Daging Beras Merah.

PUDING KACANG HIJAU SAUS PEPAYA

Puding Kacang Hijau Saus Pepaya

Karena Sofia sedang masa-masanya tumbuh gigi, maka dia sering mencari benda yang bisa digigit-gigit. Maka saya buatkan puding ini. Tekstur puding yang lebih keras dan kenyal diharapkan bisa memenuhi kebutuhan teethingnya. Kebetulan pula saya punya stok Milna Bubur Bayi Organik varian kacang hijau juga pepaya California yang menjadi buah favorit Sofia. Jadi, ayoklah cuss kita buat puding kacang hijau saus pepaya!

Bahan-bahan:

  1. 5 sdm Milna Bubur Bayi Organik varian kacang hijau
  2. 150ml air panas dispenser untuk campuran bubur
  3. Setengah bungkus agar-agar Swallow. Sebagai informasi, bayi boleh makan agar-agar plain sejak usianya 10 bulan.
  4. Air 300ml untuk campuran agar-agar
  5. Pepaya California secukupnya

 Cara Membuat

  1. Aduk Milna Bubur Bayi Organik kacang hijau dengan air panas dispenser. Lalu sisihkan
  2. Buat agar-agar seperti biasa, dengan mengaduk campuran agar-agar bubuk dan air hingga mendidih
  3. Matikan kompor. Lalu campur bubur Milna yang sudah disisihkan dengan adonan agar-agar. Aduk hingga rata.
  4. Tuang ke cetakan
  5. Buatlah saus pepaya dengan memblender papaya yang sudah dipotong-potong dengan air secukupnya. Jangan terlalu banyak air ya, supaya hasil blendernya tetap kental
  6. Tuangkan saus papaya ke atas puding yang sudah jadi
  7. Siap santap!

Alhamdulillah, Sofia doyan sekali dengan cemilannya. Lahap dan tandas makannya! Kalau gak percaya, liat nih fotonya.

Sofia lahap makan puding kacang hijau saus pepaya

SCHOTEL DAGING BERAS MERAH

Schotel Daging Beras Merah

Kalau lagi punya target untuk menaikkan berat badan anak, salah satu tips menurut panduan WHO adalah membuat makanan dengan kaidah 4 bintang plus double protein hewani. Kaidah 4 bintang itu maksudnya jika dalam makanan yang kita sajikan mengandung:

  1. Karbohidrat, bisa diperoleh dari beras putih, beras merah, kentang, jagung, ataupun sumber lainnya
  2. Protein nabati, bisa diperoleh dari tahu sutra, tempe, berbagai macam jamur
  3. Protein hewani, bisa diperoleh dari berbagai macam daging, ayam, sapi, kambing, kerbau, ikan-ikanan, udang, juga keju
  4. Lemak tambahan, seperti minyak sayur, olive oil, margarin, unsalted butter

Nah, schotel daging beras merah ini mengandung double protein hewani. Maksudnya protein hewani yang digunakan dalam masakannya nanti ada 2 jenis sehingga bisa dijadikan sebagai cemilan untuk booster berat badan anak. Apa aja memang bahan-bahannya? Yuk diintip:

Bahan-bahan:

  1. 5 sdm Milna Bubur Bayi Organik varian beras merah (karbohidrat)
  2. 150 ml air panas dispenser untuk campuran bubur
  3. 100 gramdaging sapi giling (protein hewani)
  4. Wortel parut secukupnya (sayuran)
  5. Keju parut secukupnya (protein hewani)
  6. Tahu sutra yang dihaluskan (protein nabati)
  7. Bawang putih, bawang merah yang dihaluskan sebagai bumbu aromatik
  8. Daun bawang dan bawang bombay yang dipotong-potong kecil sebagai bumbu aromatik
  9. Kaldu daging sapi secukupnya
  10. Tempat aluminium foil untuk mengukus
  11. Mentega (lemak tambahan) untuk diolesi di sekeliling aluminium foil

Cara Membuat

  1. Aduk Milna Bubur Bayi Organik beras merah dengan air panas dispenser. Lalu sisihkan
  2. Campurkan bubur beras merah dengan daging sapi, wortel, keju, tahu sutra, bumbu aromatik, dan kaldu daging sapi. Aduk hingga merata.
  3. Olesi sekeliling aluminium foil dengan mentega
  4. Tuang adonan schotel ke aluminium foil
  5. Tambahkan taburan keju parut di atas schotel
  6. Kukus selama kurang lebih 20 menit
  7. Siap santap!

Syukurlah, Sofia juga doyaaaan sekali dengan sajian yang satu ini. Dan saya pun senang karena bisa menyajikan makanan yang bergizi bersama Milna Organik untuk anak saya.

Sofia makan schotelnya dengan lahap ^^

Terbukti! Ternyata, makanan bayi bisa disajikan dengan kreatif dan tidak membosankan, kan. Semoga 2 resep di atas bisa jadi inspirasi ibu-ibu semua untuk menyajikan makanan terbaik buat si kecil.

Oya bu, untuk informasi lebih jauh tentang produk-produk Milna ataupun tentang kuis-kuis menarik yang mereka selenggarakan jangan lupa kunjungi:

Website: http://www.bayimilna.com, Facebook: MilnaID,

Twitter: @BundaMilna, Instagram: @milnaid

Advertisements

14 thoughts on “Kreatif Menyajikan Makanan Bayi Bergizi bersama Milna Organik

  1. Waaaaa makasi resep skutelnya mba,anakku paling doyan sm skutel. Weekend nanti mau cb aaah msh ada stok milna bubur bayi organik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s