wp-1473558126444.jpeg

Membuat Pasir Mainan Sendiri

Kemarin, ketika saya sedang berjalan-jalan di Gramedia, saya melihat sebuah buku yang menarik. Isinya tentang tutorial membuat mainan sendiri untuk anak. Berbahasa Indonesia. Beberapa tahun lalu, buku semacam ini kayaknya jarang ada. Tadinya udah kepengen beli, tapi harganya yaaa lumayan bingit. Padahal isinya gak terlalu banyak dan actually kalo rajin browsing banyak juga sumbernya di internet. HANYA saja kebanyakkan BERBAHASA INGGRIS. Yang kadang suka bikin males bacanya, ya gak? :p

Kebetulan ada satu buku yang kebuka gak diplastikkin. Bukan saya ya yang buka. Nah, kata suami difoto aja beberapa. Ish saya mah gak mau, kasian ah. Akhirnya ya untuk yang menarik minat saya, saya coba ingat-ingat aja cara buatnya. 

Ada satu yang menarik yaitu membuat pasir kinetik sendiri. Mainan pasir yang lagi ngehits dan banyak dijual di internet itu loh bu. Ternyata caranya mudah banget. Cuman butuh tepung terigu dan baby oil. Besoknya langsung coba saya praktekkin bersama bocil. Tapi sebelumnya saya googling lagi untuk memastikan. 

Dan saya nemu gambar di bawah ini. Tuh kan keterangannya dalam bahasa Inggris 😂

Cara membuat pasir mainan aka moon sand. Cara membuat pasir kinetik juga ada di bagian kanan. Hanya saja bahan yang dibutuhkan lebih banyak daripada membuat pasir mainan biasa

Kalo dari gambar, tutorial yang saya baca di buku kemarin, menunjukkan cara membuat pasir mainan biasa aka moon sand aka pasir bulan (arti harafiah wkwk). Udah gitu moon sand yang paling basic. Makanya saya udah curiga gak mungkin ah bikin pasir kinetik gampang banget hehe. Kalo cara membuat pasir kinetik juga ada di foto tersebut hanya saja bahan yang dibutuhkan lebih banyak. Oya perbedaan pasir kinetik sama pasir mainan biasa itu, kalo pasir kinetik gak lengket di tangan, bener-bener bersih tangan kita kalo main itu. Terus pasir kinetik juga lembuuut banget, mudah dibentuk tapi tidak basah.

Oke lah gpp, akhirnya saya dan bocil coba mempraktekkan dari yang paling mudah. Mari membuat pasir mainan biasa dulu! Karena baru mencoba, kami hanya membuat setengah resep. Berikut ini bahan dan langkahnya

Bahannya hanya tepung terigu dan baby oil
  1. 2 cup tepung terigu. Kalo ukuran cup-nya saya pake gelas plastik/aqua gelas
  2. 1/4 cup baby oil

Cara membuat

Pasir mainan yang udah jadi
  1. Campur tepung terigu dan baby oil 
  2. Uleni dengan tangan hingga menyatu
  3. Jika sekiranya hasilnya belum terlalu menyatu atau belum bisa dibentuk adonannya, tambahkan baby oil lagi
  4. Selesai dan siap dimainkan. Hasil akhirnya si pasir sedikit lengket di tangan, maksudnya gak bakalan sebersih kalo kita main pasir kinetik, dan kalo jatuh ke lantai bisa bikin licin
Hasil karya bocil dengan pasir mainannya

Bocil senang sekali memainkannya. Yuk bu coba dibuat. Lumayan menghemat kan kalo bisa bikin sendiri 😁

Cara Membuat Puzzle Foto di Instagram

Kamu pernah melihat foto semacam ini di Instagram? Perhatikan foto anak perempuan berbaju kuning yang sedang melambaikan tangan sambil naik sepeda.

Contoh puzzle foto di Instagram. Perhatikan foto anak perempuan berbaju kuning, cantik ya? Itu anak saya loh #lah #kepsyenapaini

Seperti puzzle ya. Potongan-potongan foto bersambung menjadi sebuah foto besar. Mau tahu cara membuatnya? Mudah saja kok karena tidak perlu bantuan sotosop juga tidak perlu ukur mengukur karena semua dikerjakan secara otomatis. 


INI DIA CARANYA:

  • Unduh aplikasi bernama InstaGrid dari playstore.
  • Install aplikasi tersebut
  • Pilih satu foto yang mau dijadikan puzzle
  • Pilih ukuran puzzle, mau berapa kotak panjangnya dan lebarnya. Foto Hani di atas ukurannya 3×3
Pilih ukuran yang dikehendaki. Karena akan dipost di Instagram, saya memilih yang ukurannya persegi/kotak sehingga terlihat penuh ketika diupload. Saya pilih ukuran 3×3
Potongan puzzle otomatis dibuat oleh InstaGrid lengkap dengan nomor urut ketika upload
  • InstaGrid akan otomatis memotong foto yang dipilih menjadi beberapa bagian. Tiap potongan foto ada nomor urutnya
  • Selesai deh, tinggal upload potongan-potongan foto ke Instagram sesuai nomor urutnya.

Gampang kan? Yuk bikin puzzle foto di Instagram. Biar feed Instagram-nya kece gitu deh kalo dilihat dari halaman bio!! :p

Dino apakah gerangan yang di sebelah kiri? :p

Jalan-jalan Melihat Dinosaurus di Taman Legenda

Jadi ceritanya, beberapa hari lalu, kami sekeluarga pergi jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Jalan-jalan dalam rangka menghibur Bunda yang lagi mood swing dan butuh piknik haha. Di TMII, kami hanya berkunjung ke satu tempat, yaitu Taman Legenda yang lagi ngehits sekarang.

Sesampainya di Taman Legenda langsung foto. Syukurlah hujan lebatnya cuman sebentar :D
Sesampainya di Taman Legenda langsung foto. Syukurlah hujan lebatnya cuman sebentaršŸ˜€

Setelah menjemput Hani pulang sekolah, kami langsung cuss ke TMII. Cuaca sudah agak mendung saat itu. Rintik-rintik kecil juga sudah berjatuhan. Tapi kami tetap berprasangka baik. Insya Allah kalau hujan turun pun tak akan lama. Kami sampai di sana sekitar pukul 12.30an.

Untuk masuk ke TMII sendiri, kami mengeluarkan biaya Rp 30.000. Rinciannya Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 20.000 untuk 2 orang dewasa (saya dan suami). Sofia dan Hania tidak ikut dihitung.

LOKASIĀ TAMAN LEGENDA

Awalnya, kami agak kesulitan mencari posisi Taman Legenda yang hendak kami tuju. Sampai 2x muter loh nyarinya. Eh ternyata mudah saja. Taman Legenda letaknya dekat dengan Museum Dunia Air Tawar atau sebelum kelenteng. Lebih mudah lagi, cari saja Taman Bunga di papan petunjuk yang ada di TMII. Karena sebenernya Taman Legenda adalah Taman Bunga yang direnovasi dan dilevel up menjadi theme park mini.

TIKET MASUK

Daftar tiket masuk Taman Legenda dan wahana-wahana di dalamnya. Ini data akhir Agustus 2016.
Daftar tiket masuk Taman Legenda dan wahana-wahana di dalamnya. Ini data akhir Agustus 2016.

Untuk masuk ke Taman Legenda, kita diminta menggunakan gelang berwarna merah yang dapat diisi dengan saldo. Minimal saldo yang diisikan adalah Rp 50.000 per gelang, sudah termasuk uang jaminan Rp 10.000 per gelang yang bisa dikembalikan dananya di pintu keluar.Ā Gelang ini berguna sebagai “tiket”. Setiap memasuki wahana, gelang ditap di pintu dan saldo yang ada di dalam gelang akan berkurang otomatis.

Tiket masuknya sendiri untuk hari kerja Senin-Kamis adalah Rp 15.000. Sedangkan hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur adalah Rp 25.000 per orang. Di sini, Hani sudah ditarik biaya tiket juga ya. Kalo adiknya yang masih bayi sih enggak. Kalau mau beli tiket terusan aka tiket all in one juga bisa. Tiket ini sudah termasuk tiket untuk naik 1 kali permainan di setiap wahana, kecuali wahana Mobil Gowes, Pojok Edukasi, dan Museum Asmat. Harga tiket terusannya Rp 120.000 per orang untuk hari Senin-Kamis. Sedangkan untuk Jumat, Sabtu, Minggu, hari libur harganya Rp 150.000 per orang. Jika dihitung bisa berhemat sekitar Rp 35.000 per orang di hari kerja dan Rp 5.000 per orang di hari Jumat, Sabtu, Minggu, hari libur. Lumayan juga ya.

Oya yang perlu jadi catatan ketika masuk adalah kita tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar.Ā Akan ada petugas yang memeriksa dengan teliti bawaan kita. Jika kedapatan membawa makanan dan minuman dari luar, maka akan diambil terlebih dahulu oleh petugas, dikantongi dan diberi nomor. Di pintu keluar, makanan dan minuman tersebut dapat diambil kembali bersamaan denganĀ pengembalian lebihan saldo yang ada di gelang.

ADA APA AJA DI TAMAN LEGENDA?

Bianglala aka kincir angin yang dinamai Mata Legenda
Bianglala aka kincir angin yang dinamai Mata Legenda
Pohon ini menyambut para pengunjung yang baru memasuki Taman Legenda. Pohonnya bisa bicara "Halo, selamat datang" dan kedip-kedip hiiii
Pohon ini menyambut para pengunjung yang baru memasuki Taman Legenda. Pohonnya bisa bicara “Halo, selamat datang” dan kedip-kedip hiiii

Taman Legenda bisa dibilang semacamĀ theme parkĀ mini. Di dalamnya ada banyak wahana yang bisa dinaiki atau dimasuki. Seperti bianglala atau kincir angin besar Mata Legenda, komidi putar dua lantai Nirwata Kisar, mini kora-kora yang dinamai Kapal Bajak Laut,Ā mini coasterĀ Ular Selur, kolam renang Anak Tirta, Pojok Edukasi di mana anak-anak bisa berkenalan dan memberi makan hewan seperti kelinci, kambing, juga menunggang kuda, Mobil Gowes, Kereta Beos, Teater Legenda, dan Museum Asmat. Tak lupa wahananya yang paling ngehits dan sedang ramai dikunjungi adalah Petualangan Dinosaurus. Tiap wahana ada tiket masuknya tersendiri. Yang gratis di sini hanya taman bunganya juga Teater Legenda di mana kita bisa menonton film animasi Keong Mas :DĀ 

PETUALANGAN DINOSAURUS

Niatnya mau selfie bareng Pterodactyl yang tergantung di gerbang tapiii fail, muka kami malah memenuhi frame xp
Niatnya mau selfie bareng Pterodactyl yang tergantung di gerbang tapiii fail, muka kami malah memenuhi frame xp
Nah ini Pterodactyl-nya keliatan :D
Nah ini Pterodactyl-nya keliatanšŸ˜€

Ini adalah satu-satunya wahana yang saya sekeluarga kunjungi kemarin. Tiket masuknya Rp 30.000 per orang. Kami disambut oleh Pterodactyl yang tergantung di atas pintu masuk. Pterodactyl-nya bisa bergerak-gerak dan mengeluarkan suara. Anak saya sedikit ketakutan melihatnya hihi.

Setelah memasuki gerbang dan men-tapĀ gelang kami mulai menyusuri jalur Petualangan Dinosaurus dengan berjalan kaki. Tiba-tiba ada petugas yang mewanti-wanti kami, “Pak, bu, hati-hati ya dinosaurus yang itu nyemprotin air”. Hahaha, dikasihĀ spoiler deh. Mungkin karena melihat kami membawa anak kecil dan bayi. Jadi supaya kami bisa lebih berhati-hati dan mengantisipasi supaya anak kami tidak terlalu kaget.

Benarlah, dibilangin seperti itu, Hani ciut duluan. Dia mengedarkan pandangan ke sekitar yang memang dikelilingi rerumputan tinggi sambil mencari dinosaurus yang dimaksud. Sambil merengek “Aaaa, takut”. Kami lalu maju beberapa langkah dan terlihatlah dinosaurus yang dimaksud. Dilophosaurus yang bersembunyi di balik semak-semak itu menyemprotkan air sampai 2x! Wooohoo, keren juga nih. Untung dah dikasih tau duluan, jadi kami menunggu sampai si Dilophosaurus menyemprotkan air lalu kembali melangkah.

Dilophosaurus yang suka nyemprot-nyemprot air ke pengunjung :D
Dilophosaurus yang suka nyemprot-nyemprot air ke pengunjungšŸ˜€

Atmosfir taman tempat Petualangan Dinosaurus ini memang disetting sedemikian rupa supaya terasa cukup “real” bahwa kami sedang berpetualang di alam liar yang dihuni oleh dinosaurus. Buat orang dewasaĀ gak cukup menakutkan kok. Tapi buat anak-anak iya. Di belakang kami ada satu keluarga dengan anak laki-laki yang menangis dan merengek ketakutan lalu minta pulang. Hani juga teriak-teriakĀ sihĀ tapi untungnya cuman sebentar. Lebih karena kaget aja.

Dinosaurus berikutnya yang kami temui adalah Triceratops. Dinosaurus yang mirip badak ini adalah pemakan tumbuhan dengan jumlah gigi yang sangat banyak, bisa ratusan! Informasi ini kami dapatkan di papan info yang terpampang di setiap area dinosaurus. Informatif dehšŸ˜€

Lalu kami bertemu dengan Arloooo, alias Brachiosaurus, dino yang baik hati hihi. Wah dinonya tinggiiii sekali. Hani senang melihat dino ini. Kami pun berfoto bersama.

Hai, Arlo!!!
Hai, Arlo!!!

Berikutnya, kami bertemu dengan dinosaurus pemakan daging yang paling nge-hits, T-Rex! Saya bilang ke Hani, “Hani, dinosaurus ini pemakan daging loh. Kalo yang Arlo tadi pemakan tumbuhan.” Hani menjawab, “Bunda, kita berdua kan daging. Aku takut”. Hahahaha.

Setelah itu masih ada beberapa dinosaurus lainnya, seperti Ankylosaurus dinosaurus dengan ekor yang berat dan di ujungnya mirip bola, Carnotaurus yang disebut juga banteng pemakan daging, Pachycephalosaurus yang suka beradu kepala, Parasaulorophus dinosaurus pemakan tumbuhan dengan jambul yang indah, Spinosaurus si pemakan daging dan predator terbesar yang pernah ada, Velociraptor si predator “kecil” lincah yang juga sering nongol di film-film.

Carnotaurus, ada yang mau donor jari tuh!
Carnotaurus, ada yang mau donor jari tuh!
Dino apakah gerangan yang di sebelah kiri? :p
Dino apakah gerangan yang di sebelah kiri? :p
Kolam pasir yang ceritanya jadi situs penggalian fosil dinosaurus
Kolam pasir yang ceritanya jadi situs penggalian fosil dinosaurus

Setelah puas berkeliling melihat berbagai macam dinosaurus, sebelum pintu keluar ada tempat bermain cukup besar yang diisi oleh pasir. Tempat bermain itu diset seolah-olah sebagai situs penggalian fosil dinosaurus. Ada beberapa tulang dinosaurus yang tersebar di tempat tersebut. Anak-anak sepertinya diharapkan bisa menggali pasir yang menimbun tulang dan menemukan fosil dinosaurus. Tapi sayangnya tujuan tersebut sepertinya kurang tercapai karena ada beberapa distraksi, seperti peralatan cetak pasir yang disediakan di sana. Anak-anak pastinya milih nyetak-nyetak pasir sesuai cetakan yang ada atau sesuai kehendak mereka dong ya hihi. Tapi gapapa lah ya, sepanjang anak-anak bahagia aja. Itung-itung bermain pasir bisa melepas sedikit stress yang dirasakan ketika berkeliling melihat-lihat berbagai macam dinosaurusšŸ˜€

***

Di Taman Legenda sebenarnya ada sedikitĀ accident. Hani jatuh ketika lari-lari, gak nyangka sampai luka berdarah yang lumayan. JadilahĀ moodĀ nya untuk berkeliling mencoba wahana selain Petualangan Dinosaurus menguap. Selain itu, kami agak rikuh juga sih mau coba wahana-wahana lainnya. Karena kami gakĀ melihat ada petugas berjaga di box tiketnya. Mungkin karena kami datang ketika hari kerja, jadi saat itu memang sepiiiii sekali. Well, tapi enakkan sepi gitu sih, jadi gak sumpek, en yang pasti gak pake malu-malu kalo mau selfie yang aneh-aneh! :p

Yang mau liburan di dalam kota dan gak pake mahal, bisa dicoba untuk berkunjung ke Taman Legenda. Happy-nya dapet, pengetahuan baru juga dapet. Cocok banget sih kalo ajak anak-anak liburan akhir pekan ke sana. Kalau mau tahu lebih lanjut bisa juga cek websitenya diĀ http://www.tamanlegenda.id/ atau intip instagramnya di @tamanlegendakeongemasĀ Eh tapi untuk daftar harga tiket masuk di websitenya belumĀ updateĀ tuh. Yang lebih baru bisa dilihat di foto saya sebelumnya ya. Semoga informasinya bermanfaat!

Jadi Anak Pintar, Aktif, dan Sehat Bersama Upin Ipin

Hah? Emang bisa? Bisa dong! Gimana caranya? Simak ceritanya dulu yaa sampai habisšŸ˜€

image
Talkshow & Press Conference Launching Produk Suplemen Citrex Upin & Ipin

Jadi bu ibu, hari Sabtu yang lalu, tanggal 27 Agustus 2016, saya dapat kesempatan untuk mengikuti acara talkshow di Mall of Indonesia dengan tema “Mendorong Sistem Kesehatan Nasional melalui Alternatif Vitamin Anak”. Narasumbernya antara lain adalah ibu psikolog Kasandra Putranto, dokter gizi klinik Dr. Diana F. Suganda, M. Kes, SpGK, juga bapak Wan Syurya Tri Dharma yang merupakan perwakilan dari produsen multivitamin anak, PT. Mega Pharmaniaga. Mereka berbincang ringan mengenai gizi, nutrisi, dan kesehatan anak. Saya semangat dong datang ke acara tersebut bersama suami dan dua anak saya. Soalnya, temanya tentang gizi, nutrisi, kesehatan anak. Berharap mendapatkan pencerahan gimana ya mengatasi problem Hania, anak pertama saya, yang agak sulit diajak makan sayur dan buah. Saya khawatir, asupan gizi anak saya tersebut jadi tidak terpenuhi dengan baik.

Nah ternyata, masalah yang saya hadapi ini, umum terjadi pada anak-anak atau balita. Ihihi, siapa ibu-ibu yang anaknya juga sulit makan sayur dan buah? Tos yuk, kita senasib bu ibu *nangis di pojokan*. Padahal ya, kecukupan gizi dan nutrisi sejak balita akan mempengaruhi masa depannya. Gizi dan nutrisi anak ini sangat penting karena sebagian besar akan digunakan untuk aktivitas pembentukan dan pemeliharaan jaringan dalam masa tumbuh kembangnya. Berat badan kurang, anemia akibat defisiensi zat besi dan kekurangan vitamin C adalah beberapa akibat dari kekurangan gizi dan nutrisi pada anak.

Solusinya sebenarnya mudah. Jika kekurangan, berarti ya yang kurang-kurang itu harus dipenuhi. Tapi memenuhinya itu yang terkadang sulit. Contoh, badan tidak fitĀ karena kekurangan gizi dan nutrisi? Ya berarti harus lebih memperbanyakĀ asupan makanan atau minuman yang bergizi dan bernutrisi tinggi. Aih, ngomong gitu mah gampil yak. Tapi, cobaannya berat! Apalagi ketika harus menghidangkan yang bergizi dan bernutrisi tinggi itu ke anak-anak. Sudah cakep-cakep bikin bento, nasi dibentuk kepala beruang, matanya dari wortel, mulutnya dari tomat, ditambah dengan telor dadar campur bayam yang sudah dicacah-cacah sedemikian rupa sehingga si bayam pun tersamar bentuknya eh ternyata si kecil bisaĀ noticeĀ kalau makanannya ada sayurnya dan langsung menolak memakannya pasti rasanya patah hati ya.

Sebagai orang tua, sebenarnya kita gak boleh patah semangat dan langsung menyerah sih. Banyak jalan menuju Roma. Kalau kata dokter Diana dan ibu Kasandra, menyajikan makanan atau minuman sehat untuk anak juga bisa melalui pembuatan smoothies. Sayuran juga buah-buahan diblender lalu dicampur susu manis, dijadikanĀ smoothiesĀ atau dibentuk menjadi es loli. Kemungkinan besar anak-anak akan tertarik untuk mencobanya.

Selain itu, pemberian vitamin untuk anak dalam bentuk suplemen makanan juga cukup dianjurkan loh. Apalagi kalau si anak benar-benar sulit diberi makanan atau minuman bergizi melalui cara-cara yang sudah disebutkan sebelumnya. Suplemen ini gunanya tentu untukĀ MENJAMINĀ kecukupan asupan vitamin dalam tubuh. Beberapa vitamin penting yang dibutuhkan anak setiap hari dalam proses perkembangannya adalah vitamin C dan vitamin B kompleks (BCO). Nah, di sini, PT Mega Pharmaniaga bersama dengan maskotnya yang pasti sangat familiar dan dicintai anak-anak, Upin IpinĀ official, turut berkontribusi menawarkan alternatif solusi.

image
Suplemen Anak Citrex Upin & Ipin. Credit: FB Page Citrex Upin & Ipin

Bertempat di Restoran Dapur Sunda Mall of Indonesia, tanggal 27 Agustus 2016, produk suplemen anak Citrex Upin & Ipin diluncurkan. Suplemen ini terdiri atas 3 varian, yakni Citrex Upin & Ipin Vitamin C rasa jeruk (orange) 100 mg, Citrex Upin & Ipin rasa blackcurrant 100 mg, dan Citrex Vitamin BCO + Lysine rasa coklat. Ketiganya berbentuk tablet kunyah atau hisap yang tentu menarik minat anak-anak. Serasa ngemut permen buah-buahan, mungkin itu yang akan ada di pikiran anak-anak! Sounds interesting, right! Anak saya saja si Hania langsung memberikan komentarnya padahal belum nyoba hihi, “Aku suka yang rasa anggur! (maksud dia yang blackcurrant LOL)”.

image
Hania sangat antusias melihat produk Citrex Upin & Ipin karena ada karakter kesayangannya

Selain menarik minat anak karena Upin & Ipinnya, produk Citrex ini tentu memiliki banyak manfaat. Citrex Upin & Ipin Vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan penangkal radikal bebas, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah dan membantu proses penyembuhan dariĀ common coldĀ seperti batuk dan pilek. Sedangkan, Citrex Upin & Ipin Vitamin BCO + Lysine dapat membantu menjaga anak-anak tetap sehat dan berenergi, serta membantu mencegah terjadinya anemia. KandunganĀ lysineĀ di dalamnya juga mampu memperbaiki selera makan anak.

Semoga saja produk Citrex Upin & Ipin ini bisa turut memberikan alternatif solusi vitamin yang disukai anak-anak Indonesia. Sehingga perlahan tapi pasti sistem kesehatan nasional pun terwujud. Buat ibu-ibu yang penasaran sama produknya, sudah bisa didapatkan di apotik ataupun toko-toko obat terdekat ya.

Be smart, be active, be healthy with Citrex Upin Ipin!Ā Jadi anak pintar, aktif, dan sehat bersama Upin Ipin? JOM!

Review 3 Bulan Sofia

image
Kok mirip cowok ya? XP

Alhamdulillah, bolu coklat saya kini sudah 3 bulan hihi. Saya bilang “bolu coklat” karena si Sofia ini memang berkulit lebih gelap daripada kakaknya. Sepertinya keturunan dari bapaknya XP Kalo emaknya kan putih wahaha XP

Nah perkembangan apa saja yang sudah dilalui Sofia selama 3 bulan ke belakang? Mari kita rekaaap.

1. Beratnya alhamdulillah naik 700 gram dari bulan lalu. Sekarang 5,7 kg. Sedangkan berat emaknya makin menyusut, sekarang udah kepala 5 horeee. Yang mana berat sekarang lebih ringan daripada berat di awal hamil :p
2. Waktu tidur malamnya makin lama. Pules les lesss. Tapi ya emaknya mesti tetep rajin-rajin nenenin di malam hari walaupun si bocil masih merem. Paling gak di malam hari 2x sesi nenen deh. Emang bisa? Bisalah. Udah insting bocil kalo dideketin sama bau nenen, trus pipinya ditoel dikit biar sedikit melek, mulutnya langsung mangap dan hap nenen deh :p
3. Waktu meleknya di siang hari aka waktu mainnya makin lama. Apalagi kalo denger suara kakaknya. Wih susah tidur siang deh kalo udah gitu. Nah bisa tidur siang kalo kakaknya juga tidur siang. Alhamdulillah sejak saya “dirumahkan” aka jarang ke toko lagi, kakaknya bisa lumayan tidur siang dengan teratur. Biasanya habis nonton Upin Ipin dan makan siang, saya giring kakak dan adiknya ke kamar. Saya membacakan satu buku sambil nenenin si dedek. Dan tidurlah mereka berdua hingga sore.
4. Sofia kemampuan berbahasanya lebih terlihat di awal daripada kakaknya. Sejak usia 2,5 bulanan Sofia udah bisa ngeluarin suara-suara semacam “auu, eaaa, aaee, oow” dan bisa diajak “berkomunikasi”. Kadang saya dengar dia juga bergumam “mam” ketika saya makan. Tapi baru 2x mendengarnya sih. Semakin ke sini kalo diajak ngobrol, tanggapan Sofia juga semakin heboh. Dia benar-benar seperti menyahut jika diajak berbicara. Dulu seingat saya, Hani di usia yang sama, belum mengeluarkan suara apapun. Hani terbilang agak telat bisa berbicara, baru setelah usianya sekitar 2,5 tahun. Tapi.. Sekalinya dia bisa, kemampuan berbicara dan kosakatanya berkembang sangat pesat. Artikulasinya pun jelas. Nah si adik bisa jadi menunjukkan kemampuan berbicara di awal karena sudah terbiasa mendengar ocehan kakaknya yang ceriwis haha atau karena terbiasa mendengar bundanya membacakan buku cerita setiap hari ke kakaknya dan ke dirinya ketika dia masih di kandungan.
5. Sofia udah mulai bisa menggerakkan tangannya untuk meraih mainan gantungnya.
6. Sofia udah mulai suka ketawa secara sadar ketika diajak berbicara. Tapi ketawanya lebih sering tanpa suara, hanya seringai lebar yang menunjukkan gusinya haha.
7. Baru bisa miring-miring sedikit. Kalo ditengkurapkan dia kurang suka. Tapi kepalanya sudah mulai lumayan tegak. Sudah lebih kuat
8. Masih suka muntah ASI, apalagi kalo aliran ASI-nya habis deras yang disedot. Huhuhu. Mungkin ini karena emaknya juga suka lupa untuk nyendawain dia habis nenen.

Sekian perkembangan dari Sofia 3 bulan ke belakang. Semoga Sofia bisa tumbuh optimal, sehat, ceria, dan tumbuh jadi anak solehah. Aamiin. Oya kalo dari foto, Sofia makin mirip siapa ya? Ayah apa bundanya ya? Hihi..

Rekomendasi Buku Anak: Serial Ibadah Perisai Qids

Saya tipe yang lebih suka membelikan buku untuk anak ketimbang mainan. Tapi gak lantas semua buku berlabel buku anak saya beli begitu saja. Sebelum beli biasanya saya akan cek isi dalamnya, seperti gimana konten edukasinya, dibawakan dengan ringan atau berat, kontennya valid gak, apakah tulisannya panjang atau tidak, jika panjang apakah bahasanya mudah dimengerti atau membingungkan, plus gambarnya menarik gak (penting buat anak balita terutama yang belum bisa baca, biar menarik hehe). Di postingan kali ini, saya mau memberi rekomendasi tentang buku anak muslim yang cukup memuaskan bagi saya dari faktor-faktor di atas. Bukan jualan ya bu ibu. Saya jualan snack bukan buku hehe :p Ini murni pendapat saya saja. Dan karena menurut saya bukunya buaaaguuus (8 dari 10 lah), maka saya share di sini. Siapa tau ada bu ibu yang lagi cari buku recommended untuk mengajarkan tentang Islam kepada anaknya.

image
Paket Serial Ibadah isi 9 buku

Dijual dalam satu paket isi 9 buku. Paket Serial Ibadah dari Perisai Quran Kids ini terdiri dari buku Juz Amma, Doa Doa Pilihan, Ayo Belajar Bersuci, Ayo Belajar Shalat, Dzikir Dzikir Setelah Shalat, Ayo Shalat Berjamaah, Ayo Belajar Haji, Ayo Berpuasa, dan Ayo Kita Zakat. Paket buku ini saya beli ketika Islamic Book Fair. Waktu itu harganya cukup miring daripada harga normalnya. Karena sebelumnya juga pernah punya buku dari Perisai Quran Kids dan cocok sama style bukunya langsunglah paket buku Serial Ibadah saya bawa ke kasir.

Alhamdulillah pilihan saya gak salah. Buku-buku tersebut sangat bermanfaat dalam mengajarkan Islam untuk anak saya. Ini beberapa poin keunggulannya:
1. Materi yang disampaikan dalam buku insya Allah valid. Di halaman buku bagian bawah kadang diselipkan landasan berupa Al-Qur’an dan hadits yang mendasari cerita dalam buku.
Misal tentang gerakan rukuk di mana punggung dan kepala lurus sejajar, diberikan keterangan bahwa hal tersebut berdasarkan QS. al-Hajj: 77 dan HR Muslim juga Ibnu Majah.

image
Contoh kutipan ayat dan hadits yg digunakan sebagai dasar cerita. Biasanya letaknya di bagian bawah buku

2. Bahasa yang digunakan padat dan jelas. Tidak terlalu panjang atau bertele-tele. Penggunaan bahasa yang padat dan jelas tentu mempermudah juga bagi pendamping anak seperti saya atau mungkin guru untuk menyampaikan pesan pelajaran di buku kepada anak-anak. Makanya di cover depan beberapa bukunya ada tulisan cocok untuk buku pendamping TK dan SD. Memang cocokšŸ˜€

3. Full colour dan memuat gambar-gambar yang cukup menarik walaupun untuk gambar manusia tidak nampak mukanya hehe.

4. Ada contoh-contoh kasus dalam kehidupan nyata untuk buku tentang puasa, zakat, haji. Tentang cara perhitungan zakat dalam contoh sederhana, tentang kisah bapak Maman dalam mempersiapkan diri untuk berhaji, tentang anak yang tidak berpuasa dan konsekuensinya dll

5. Materi yang disampaikan runut dan cukup lengkap. Misal dalam buku Ayo Belajar Bersuci, di awal buku anak diajak terlebih dulu untuk mengenal hal-hal yang membuat kita harus bersuci (mengenal jenis-jenis najis) baru setelahnya diberi penjelasan mengenai cara mensucikannya

image
Materi yang disampaikan bertahap. Contohnya dalam buku Ayo Belajar Bersuci.

Wah banyak ya kelebihannya. Kalo kekurangannya sih menurut saya buku-buku dari Perisai Qids susah ditemukan di toko buku baik offline maupun online. Kurang promosi… Padahal mah konten buku-bukunya menurut saya daging banget. Tapi bisa dikemas dalam buku yang simple dan menyenangkan. Di online ada sih yang jual, di Tokopedia juga ada. Tapi yang jual gak sebanyak buku-buku terbitan dar Mizan hehe. Terus gimana kalo mau beli bukunya? Tenang ternyata Perisai Qids ini ada webnya sendiri di mana kita bisa belanja buku-bukunya. Alamatnya di http://perisaiquran.com Silakan diintipšŸ˜€

Semoga rekomendasi buku ini bisa jadi pertimbangan juga bagi bu ibu yang lagi mencari buku anak muslim recommended. Insya Allah gak bakalan rugi menginvestasikan dana di buku-buku dengan konten yang bagus, terlebih untuk anak. Semoga kelak hasilnya bisa dituai di masa depan :):)

Review 2 Bulan Sofia

image
Sofia 2 Bulan

Alhamdulillah hari ini, anak saya yang ke-2 sudah genap 2 bulan. Mau ngereview ah perkembangan apa saja yang sudah dilalui olehnya. Sekalian jadi catatan emaknyašŸ˜€

1. Sudah mulai mengeluarkan suara-suara imut, terlebih ketika diajak ngobrol. Seperti “uuu”, ” auuu”, “eeee”. Seruuu jadinya kalo diajakkin ngobrol haha.
2. Tatapannya sudah tajam, setajam silet. Haiyaa apa sih krik krik. Dia seneng banget ngeliatin orang sampai jarang berkedip hihihi.
3. Matanya sudah bisa mengikuti pergerakan benda atau orang. Misal saya gerakkin mainan gantungnya ke kanan, matanya ngikut gerak ke kanan.
4. Tidur malamnya udah mulai lama. Bundanya kudu bangunin dia buat nenen biar ASI-nya gak tumpe tumpe karena tiba-tiba LDRšŸ˜„
5. Seneng banget digendong (ya iyalah) alias mulai bau tangan. Kalo lg tidur habis digendong terus ditaro di bouncer ato kasur tiba-tiba beberapa menit kemudian matanya ON lagi alias bangun
6. Per pagi tadi pas nimbang beratnya udah sekitar 4.6 kg.
7. Pupnya gak setiap hari lagi seperti di bulan pertama. Kadang 3 hari atau 5 hari baru pup. Tapi ya itu jadinya sering banget kentut haha. Suara kentutnya pun kencang. Gara-gara ini, Bunda nya pernah dikira sebagai pelaku kentutnya xp
8. Rambutnya udah mulai melebat lagi habis dibotakkin pas akikah
9. Suka senyum-senyuuum, nyengir, ketawa pas diajak ngobrol. Bayi ini sumeh banget deh pokoknya
10. Oiyaa Sofia kena dermatitis atopik alias ruam susu. Muncul bintik-bintik merah seperti biang keringat di dahi dan kedua pipi. Lama-lama muncul juga di daerah lipatan leher. Pas periksa ke dokter anak, penyebabnya kemungkinan karena Sofia alergi terhadap makanan tertentu. Emaknya pun diminta untuk diet makanan-makanan yang mengandung kacang tanah, susu sapi, telur, coklat, menghindari seafood, ayam broiler. Sedikit susah ya karena kadang kita lupa, misal saya pernah ngemilin kerupuk sampe 2 bungkus. Eh besoknya Sofia merah-merah lagi. Saya lupa kalo kerupuk yang saya cemilin itu kerupuk ikan. Sekarang sih saya lagi tahap observasi 4 days rule, makan satu bahan lalu tunggu reaksinya 4 hari. Supaya tahu makanan apa tepatnya yang jadi pencetus alergi. Berharapnya sih jangan coklat atau ayam ya. Secara dua makanan itu yang paling umum dimakan dan menggugah selera haha.
11. Udah bisa melek lumayan lama, bertahan 30 menit sampe sejam. Lebih dari itu udah rewel karena ngantuk.
12. Udah divaksin hepatitis B yang ke-2, polio oral, dan BCG. Nyoba vaksin di Rumah Vaksinasi Sawangan, Depok. Alhamdulillah jatuhnya lebih murah daripada vaksin di RS. Alhamdulillah juga bukan vaksin palsu.

Semoga Sofia sehat-sehat selalu dan tumbuh kembangnya optimal ya nak.

Pilihan-Pilihan Hidup

Saya teringat akan beberapa buku yang pernah saya baca ketika saya kanak-kanak. Buku-buku dongeng yang tak biasa, kalo bisa disebut demikian. Karena buku-buku tersebut tidak hanya memuat satu ending saja. Tapi ia menyajikan beberapa pilihan ending. Di halaman-halaman tertentu, kita dihadapkan pada pilihan, ingin melanjutkan ceritanya ke halaman berapa. Pilihan halaman yang kita pilih akan membawa kita pada ending cerita yang berbeda-beda.

image

Mirip dengan hidup yang kita jalani di dunia. Setiap harinya kita dihadapkan pada pilihan-pilihan bahkan dari hal yang sederhana sekalipun seperti pagi ini mau sarapan apa? Roti dengan susu coklat yang mudah disajikan atau nasi dengan telur ceplok dan sayur sop yang butuh sedikit usaha untuk menyiapkannya.

Tak jarang kita merasa salah dalam membuat pilihan. Kita merasa tidak puas dan menyesal dengan pilihan kita. Ingin rasanya mengulang dan mendapatkan ending cerita yang lebih baik dari pilihan kita sebelumnya. Sayangnya, tidak bisa demikian. Hidup tidak sesederhana buku dongeng di mana kita bisa membalik halaman dan memilih jalan cerita yang berbeda bila kita merasa tidak puas dengan pilihan yang sudah dibuat.

Jadi bagaimana jika kita merasa salah dalam mengambil pilihan hidup? Terimalah. Cobalah untuk ikhlas terlebih dahulu. Ingatlah kembali bahwa setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. Jika pahit, wajar sekali untuk menyesal atau bahkan mungkin hingga air mata kesedihan tertumpah. Tapi jangan lama-lama merasa terpuruk. Rasa terpuruk hanya untuk menyadarkan saja, untuk menamparmu keras bahwa bisa jadi memang ada yang salah ketika pilihan dijatuhkan. Ikhlaslah. Ikhlaslah. Lalu sadarilah, life must goes on.

Jika sudah siap melangkah kembali, sediakan sedikit waktu untuk berintrospeksi, bagian mana yang salah, yang kurang, yang perlu diperbaiki. Atur strategi untuk bangkit. Bisa jadi di awal, kamu membutuhkan sedikit bantuan orang lain untuk memapahmu. Tak apa. Utarakan pada orang terdekat yang sekiranya bisa memberi pertolongan. Jangan lupa juga untuk selalu berdoa kepada-Nya, semoga diberikan kekuatan dalam melangkah, mengambil pelajaran dari kekhilafan, dan kembali berdiri tegak.

Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. (QS.65:7)

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannyaĀ (QS.2:286)

Aku (rasulullah) mengagumi seorang mukmin yang bila memperoleh kebaikan, dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah, dia memuji Allah dan bersabar. (HR Ahmad)

Semoga kita diberikan keberkahan dalam setiap pilihan hidup. Jika pilihan hidup tersebut membawa kepada kebaikan, bersyukurlah. Jika dirasa justru menyesakkan, tetaplah bersyukur, ikhlas, dan sabar. Mungkin Allah hendak memberikan pelajaran kepada kita. Ingatlah bahwa di endingnya yang kita cari adalah keridhoan Allah terhadap apa yang kita perbuat.

#notetomyself

Hidangan Favorit Lebaran: Manisan Kolang Kaling

Lebaran adalah momen yang sangat dinanti-nanti oleh setiap umat muslim setiap tahunnya. Selain karena merupakan momen di mana umat muslim kembali fitrah dan meraih kemenangan, juga karena momen di mana satu keluarga besar yang sudah terpencar ke mana-mana akan berkumpul bersama. Membawa beragam cerita pengalaman hidupnya sambil menyantap berbagai macam hidangan khas lebaran yang tentu saja sangat menggugah selera!

Selain sambal goreng daging, sop buntut juga opor ayam yang bikin opordosis saat lebaran, hidangan favorit saya yang lainnya adalah manisan kolang kaling. Sukaaa banget sama hidangan yang satu itu, walaupun bukan termasuk hidangan utama.

Pertama kali saya “kenal” yang namanya manisan kolang kaling atau manisan buah atep itu di keluarga suami. Manisan kolang kaling yang disajikan biasanya berwarna warni antara merah dan hijau. Kolang kaling dimasak dengan air gula dan sirup cocopandan atau melon. Plus ditambah pewarna makanan kalau mau lebih terang warnanya. Jika ingin lebih wangi bisa ditambah daun pandan dan daun jeruk.

Kalau mau resepnya bisa googling aja. Banyak bertebaran pastinya. Versinya pun beda-beda. Ada yang dimasak dulu dengan air kapur sirih atau air rendaman beras, ada juga yang cara memasaknya simple saja.

image
Manisan kolang kaling ala saya. Dimasak dengan sirup melon

Kalo saya lebih memilih yang simple, kira-kira begini langkahnya untuk membuat kolang kaling sekitar 250 gram:
1. Rebus kolang kaling dengan air sampai kolang kaling empuk. Ngetesnya bisa dengan menusukkan garpu ke kolang kaling. Kalo bisa ditusuk dengan mudah berarti sudah empuk
2. Tiriskan airnya
3. Rebus lagi kolang kaling dengan air. Beri gula pasir secukupnya sambil diaduk-aduk
4. Tuang sekitar 4 sendok makan (atau sesuai selera) sirup cocopandan jika ingin kolang kaling berwarna merah atau melon jika ingin membuat yang berwarna hijau
5. Jika ingin kolang kaling berwarna lebih terang, beri 4 tetes pewarna makanan. Bebas saja mau warna apa. Saya biasanya hijau atau merah.
6. Cemplungin daun pandan dan daun jeruk. Kalau mau tambah wangi bisa diberi vanili.
7. Rebus sampai sekitar 10 menit lagi. Cicipi dan koreksi rasanya sesuai selera. Kalau kurang manis bisa ditambah lagi sirupnya.
8. Jika sudah selesai, tuang dalam toples dan diamkan hingga dingin lalu masukkan ke kulkas. Jadi deh!
9. Kolang kaling lebih nikmat dimakan ketika dingin hmmm lezat hehe

Kalau kamu, hidangan favoritnya apa ketika lebaran?šŸ˜€

Mengajak Bayi Jalan-jalan

Pengen deh ajak bayi jalan-jalan keluar rumah. Tapi, kapan ya saat yang tepat? Aman gak ya? Apa yang harus disiapkan? Pertanyaan di atas pastinya pernah muncul di benak para orang tua, terutama ibu-ibu yang baru dikaruniai bayi. Walaupun rasanya sangat menyenangkan mempunyai bayi, rutinitas harian merawat si kecil kadang mendatangkan kejenuhan atau bahkan baby blues yang ditandai dengan emosi ibu tidak stabil, sering menangis, marah-marah dan emosi negatif lainnya. Kalo sudah begitu, biasanya ibu butuh refreshing supaya emosi tetap stabil dan bisa kembali semangat menjalani hari. Kadang muncul hasrat di batin untuk refreshing dengan keluar rumah dan jalan-jalan ke sebuah tempat walaupun hanya sebentar. Ya gak bu?šŸ˜€

Saat yang Tepat

Pertama kali mengajak baby Sofia jalan-jalan agak jauh ketika usianya 2 minggu. Baby Sofia menemani Bunda ke acara blogger gathering bersama Pampers. Asiik bisa foto sama artis Gisela juga :D
Pertama kali mengajak baby Sofia jalan-jalan agak jauh ketika usianya 2 minggu. Baby Sofia menemani Bunda ke acara blogger gathering bersama Pampers. Asiik bisa foto sama artis Gisela jugašŸ˜€

Lantas, kapan yaa saat yang tepat untuk mengajak bayi jalan-jalan ke luar rumah? Kalau kata beberapa artikel, bayi sudah bisa diajak jalan-jalan keluar rumah ke tempat yang agak jauh dari usia 2 minggu hingga 1 bulan. Kalau anak sulung saya dulu, pertama kali saya ajak pergi keluar rumah pada usia 19 hari. Saya mengajaknya pergi dengan mobil untuk menemui reseller saya yang hendak COD di parkiran Masjid UI Depok. Seingat saya, tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 2-3 jam. Sedangkan anak kedua saya, pertama kali pergi keluar rumah agak jauh saat usia 14 hari. Saya ajak untuk mengikuti acara blogger gathering dari Pampers di Double Tree Hotel by Hilton daerah Jakarta Pusat. Saya pergi hampir seharian, berangkat dari rumah pagi sekitar jam 8an dan sampai lagi di rumah sekitar jam 7an malam.

Apa Saja yang Perlu Disiapkan

Mungkin ada yang mikir kalo saya nekat ya. Iya, sedikit banyak begitu. Kombinasi berani dan nekat hehe. Tapi sebelum pergi yang pasti saya sudah memikirkan segala konsekuensi yang mungkin dihadapi, masalah yang mungkin timbul, dan solusi apa yang bisa disiapkan. Intinya, ibu bisa keluar mengajak bayi jalan-jalan jika ibu merasa sudah siap plus tentu saja bayinya juga dalam kondisi sehat. Selain itu, perhatikan juga faktor cuaca ketika akan bepergian. Jika cuaca sedang tidak mendukung, semisal angin kencang, hujan deras, mendung, lebih baik tunda rencana untuk mengajak bayi jalan-jalan. Apalagi jika hendak bepergian menggunakan motor. Kesehatan si bayiĀ tetaplah prioritas utama, kan? Faktor lokasi yang dituju juga perlu diperhatikan. Berapa lama waktu yang dibutuhkan di perjalanan untuk mengaksesnya. Apakah kiranya akan melalui jalur macet? Apakah lokasi yang dituju punya spotĀ atau tempat bagi ibu dan bayi untuk beristirahat sejenak, atau justru lokasi yang dituju sangatlah ramai atau crowded?Ā Walau si bayiĀ terlihat hanya tidur sajaĀ dan belum bisa mengungkapkan pendapatnya, kenyamanan selama di perjalanan juga selama di lokasi bisa mempengaruhi tubuhnya juga. Setelah yakin bahwa cuaca juga lokasi yang ditempuh oke, jangan lupa siapkan barang keperluan si kecil. Baju ganti, popok yang nyaman, jaket atau selimut topi, kaos kaki, minyak telon, tisu atau kapas basah, juga gendongan atau stroller perlu sekali disiapkan sebagai bekal selama bepergian.

Nah, kalauĀ sudah beres semua, silakan ibu berdoa juga, semoga acara bepergian pertama kali bersama si buah hati aman, nyaman, dan bahagia. Ya, itulah sedikit cerita dan tips dari saya berdasarkan pengalaman mengajak bayi sayaĀ keluar rumah. Selamat jalan-jalan!

NB: Untuk kasus khusus, semisal bayi Anda lahir prematur, silakan konsultasikan dulu dengan dokter anak ya. Tetap semangat, bu!šŸ˜€